HAI✋JUMPA
LAGI DI LAUT PENGALAMAN, KALI INI SAYA AKAN MENCERITAKAN ''OLAHRAGAKU"
Suatu hari abi mendownloadkan kita
film membuat rumah alami bawah tanah.Rumah bawah tanah itu digali dan diukir
dengan alat sederhana selain alat angkat berat.Kami juga melihat penggali itu
memiliki otot yang besar,sedangkan aku memiliki otot kecil.Kami terinspirasi
untuk menggali juga di rumah kakung muklis(ayah dari umi).Setelah lama
menggali,kami menjadi biasa membawa alat gali,padahal dulu kami keberatan
membawa alat gali.Saat menggali tiba tiba tanah langsung padas keras,sekali
memukulkan alat gali hanya mendapat cipratan tanah.Tapi kami terus menggali
walau hanya sedikit - sedikit.Hingga akhirnya penggalian itu tidak selesai
karena pekerjaan rumah semakin banyak,juga karena Hafid malas malasan menggali
karena tanahnya keras(jangan ditiru sikap malasnya ya...).
berbulan bulan kemudian kami meminta diajak bersepeda di manahan sekalian masuk ke area sekitar stadion manahan.di dalam sana ada tempat untuk olahraga.Aku mencoba pull up di sana dan mencoba olah raga lainnya.
di masjid aku juga mencoba pull up di tiang masjid.Abi kemudian membuatkan kita tempat pull up agar bisa pull up setelah sholat.Awalnya aku belum bisa pull up satu pun karena ketinggian.Tapi lama kelamaan aku bisa pull up walaupun rata rata cuma bisa 3-5 kali
aku juga mengangkat barbel juga agar lebih kuat.sehingga ototku paling besar diantara Hafid dan kakak Hammam.Tetapi aku tidak sixpack seperti Hafid dan kakak Hammam
Abi juga mengusulkan
membelikan samsak(alat untuk ditinju).Saat kita ingin bersilaturrahmi ke rumah
mbah Darsi(ibu dari abi),Kami sekalian beli membeli samsak di
Solo.Setelah membeli samsak kita pun melanjutkan perjalanan ke rumah mbah
Darsi.
Awalnya saat mengunakan
samsak dengan diajari Abi,aku merasa susah dan kesakitan meninju samsak yang
isinya tali ban yang dipotong kecil - kecil,Tapi lama kelamaan aku mulai
terbiasa.




0 komentar:
Posting Komentar